About T120ss Me

Hi, here Mitsubishi T120ss th94 vankulture atau van asli. Apakah kamu tahu apa itu vankulture? VANkulture Indonesia (VK) merupakan komunitas pencinta modifikasi proper khusus mobil keluarga atau Multi Purpose Vehicle (MPV) .Lalu apakah saya masuk komunitas Vankulture ?Saya tidak join dengan komunitasnya tapi saya mengikuti atau bisa di bilang menghadap konsepnya kepada VanKulture khususnya di indonesia,

Mungkin kalian pasti lihat sangat-sangat biasa bahkan bisa di bilang jelek juga ,yah memang betul karena saya membeli Mitsibushi T120ss bekas dan original Produksi real van Tiga berlian sangat rare bukan? diakarenakan kebanyakan yang jual bahkan produksi mini busnya di karesori-karesori di indonesia. Dengan harga 18jt saya membeli mobil ini lokasi di banjaran kab.bandung dengan kondisi minus cat agak kurang detail dan mesin minta jajan, namun dari segi shasis dan body sangat masih segar tidak ada bekas las-lasan karena pemiliknya tidak sering di pakai bawa berat-berat dan jauh.

Selang 1 hari beli ada toubble di rotak bensin minta baru. Seminggu selanjutnya saya coba turun mesin setengah ternyata memang ring pisron minta ganti sudah lemah dan klep minta seting dan di bersihkan karena penuh kerak pembakaran dan CDI pun sudah melemah pengapiannya ternyata harga CDI orinya mahal hampir seharga motor vario seken, akhirnya saya mengakali dengan ganti coilnya saja hanya sekitar 500k, Total turun mesin, pengapian dll mungkin hampir 5jt-an cukup lumayan yah mobil tua yang sudah 20tahun-an. Nah setelah menyatu dengan mesin atau mobil ini menjadikan ada tertariknya menjadi konsep stance namun untuk T120ss saya cari sangat susah harus potong sasis dll. Saya lihat di Vankulture rapih-rapi dan belum bahkan jarang T120ss mini bus di stance tanpa coak-coak sasis maupun steering bahkan menurunkan bodi dll.

Agak terlihat manis bukan?Dikit tapi yah hehe. Akhirnya saya coba dengan cara ganti per depan memakai punyanya carry1.0 dan mangkok atas pun di balik dengan cara gerinda dikit balikan las kembali minusnya agak menonjol kebagian joknya tapi tidak terlalu masalah, dan 1 lagi harus memakai ban ring 14 agar pas kadang bahkan masih beradu dengan pintu ketika belok padahal memakai velg tidak celong apalagi celong.

Dan untuk bagian belakang ini yang agak beda dikit kebanyakan modifikator. Saya menerapkan yang sama yaitu menganjal perdaun dan membalikan serta mengambil 2 batang perdaun dan yang bedannya saya menurunkan dudukan atas shock belakang naik sekitar 5cm lubang dari aslinya menuju lubang baru dengan resiko agak rigid dalam kondisi kosong penumpang atau beban, Namun saya sarankan lebih baik menganti menjadi perkeong bila ingin aman tidak coak sasis ban celup kedalem tapi mungkin bugdet agak lebih karena membuat dudukan dan mengubah posisi lain-lain. dari segi body pun saya tidak melebarkan karena saya lebih memilih velg/ban standar menjadikan bisa celup kedalam.

Ternyata perhitungan tersebut tetaplah kita harus mencoak/menganti spakboar bannya agak lebih tinggi karena mentok ban, dengan cara potong tambah plat agar spakboar bannya lebih tinggi sehingga ban memutar bebas tanpa gasruk. Dari segi dana habis berapa mungkin karena tahap pengerjaan 75%nya sendiri sisanya saya serahkan ke ahlinya sebagian seperti pengelasan, kurang lebih 1jt-an, low budget and low shasis bukan?hehehe.

Terlihat Stance dikit yah.. apalagi kalau peleknya BBS tapi sayang nanti tidak bisa belok bahkan masuk aja susah mentok bodi harus coak body atau tambah fender kit jadi lebar seperti yang foto suzuki futura milik salah satu anggota polisi terlihat ferder depan di habiskan hingga ban dan fender belakang dilebarkan. Tapi itulah kepuasan sudah pernah mencoba walau banyak kekurangan yang penting fungsional dan safety jangan sampe di hilangkan, next project mungkin ingin racing look kali yah. Thanks for reading, see u again world automotive indonesia …

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started